Perubahan apa yang akan terjadi pada tubuh jika Anda makan bawang setiap hari: para ahli menyebutkan 8 manfaat

Foto: dari sumber terbuka

Mengkonsumsi bawang bombay tidak hanya membunuh bakteri, tetapi juga membantu menurunkan berat badan dan mengontrol kadar gula darah

Bawang tidak hanya menambah cita rasa pada masakan, tapi juga kaya akan antioksidan dan senyawa tanaman yang membantu melawan peradangan dan mendukung sistem kekebalan tubuh, lapor verywellhealth.

Publikasi tersebut mencatat bahwa bawang bombay memiliki 8 manfaat kesehatan bagi tubuh manusia:

1. Membunuh bakteri

Bawang bombay dapat membunuh 3 jenis bakteri sekaligus:

  • Escherichia coli (E. coli);
  • Staphylococcus aureus (S. aureus);
  • Bacillus cereus.

Quercetin, salah satu flavonoid yang ditemukan dalam bawang bombay, dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri, menurut sebuah penelitian.

2. Membantu melawan peradangan

Ini adalah sumber yang kaya akan flavonoid (yang melawan radikal bebas dalam tubuh) seperti quercetin.

Beberapa penelitian pada manusia telah dilakukan untuk menyelidiki hubungan antara kadar quercetin dan efek imunomodulator. Sebuah studi tahun 2016 mengkonfirmasi manfaat dari peningkatan asupan quercetin.

3. Memiliki sifat antioksidan

Bersama dengan sayuran lain dari genus Allium (seperti bawang putih, daun bawang, dan bawang merah), bawang bombay mengandung:

  1. Flavanoid;
  2. Glutathione;
  3. Senyawa selenium;
  4. Vitamin E dan C.

Publikasi tersebut mencatat bahwa semua komponen ini berkontribusi pada sifat antioksidan bawang.

4. Membantu mengontrol kadar gula darah

Dalam penelitian pada hewan, ekstrak bawang Allium cepa telah terbukti secara signifikan mengurangi kadar glukosa (gula) darah yang tinggi. Jika ekstrak bawang merah dan obat anti-diabetes metformin dikonsumsi secara bersamaan, maka kadar gula darah puasa dapat dikurangi 35-50%, tergantung pada dosisnya.

Publikasi tersebut mencatat bahwa ini adalah hasil yang menjanjikan, terutama mengingat ketersediaan dan keamanan bawang merah.

5. Meningkatkan kekuatan tulang

Penelitian telah menunjukkan bahwa peptida GPCS yang ditemukan dalam bawang bombay mencegah kerusakan tulang, mengurangi kehilangan massa tulang, dan menurunkan risiko patah tulang.

6. Bermanfaat untuk sistem pencernaan

Bawang merah adalah salah satu makanan probiotik terbaik yang melindungi mukosa usus. Bawang bombay mengandung inulin, senyawa prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri usus yang sehat.

7. Memiliki banyak khasiat yang bermanfaat

Bawang adalah makanan yang sangat bergizi yang dapat berkontribusi pada diet sehat. 1/2 cangkir bawang bombay mentah hanya mengandung 30 kalori, 0 g lemak, 7 g karbohidrat, 1 g protein, serta zat besi, kalium, kalsium, vitamin C dan B6, asam folat, seng, dan selenium.

8. Membantu mengontrol berat badan

Kelebihan berat badan dikaitkan dengan perubahan metabolisme dan inflamasi yang diakibatkan oleh konsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Menambahkan bawang bombai ke dalam makanan Anda dapat secara signifikan mengurangi berat badan, lemak tubuh, dan kadar trigliserida darah.

Kiat-kiat untuk makan bawang

Publikasi tersebut mencatat bahwa bawang bombay bermanfaat baik dalam keadaan mentah maupun dimasak. Namun, memasak bawang bombay mengurangi jumlah tiosulfinat, senyawa yang memberi bawang bombay sifat antimikroba, antijamur, dan antibiotik.

Pada saat yang sama, penelitian menunjukkan bahwa jika bawang bombay dicincang sebelum dimasak, bawang bombay akan tetap memiliki khasiat yang bermanfaat.

Share to friends
Rating
( No ratings yet )
Tips dan Lifehacks Berguna untuk Sehari-hari