Foto: dari sumber publik
Beberapa peretasan dekorasi yang tampak trendi beberapa tahun yang lalu, kini sudah terlihat ketinggalan zaman
Dipercaya bahwa 10 detik pertama berada di sebuah ruangan membentuk sikap kita terhadap keseluruhan ruangan. Dan ini tidak hanya berlaku untuk tamu, tapi juga untuk pemilik rumah itu sendiri, karena setiap hari Anda memulai dan mengakhiri perjalanan Anda di aula pintu masuk. Martha Stewart memberi tahu kita bahwa lorong tidak boleh dilihat sebagai “lorong” tetapi sebagai kartu nama untuk rumah. Namun, beberapa peretasan dekorasi yang tampak modis beberapa tahun yang lalu sekarang sudah ketinggalan jaman dan bahkan mempermurah interiornya. Oleh karena itu, kami menawarkan Anda untuk membaca tentang kesalahan dalam desain koridor yang harus dihindari, serta alternatif gaya yang akan membuat ruang Anda lebih nyaman dan modern.
Bangku dengan ceruk untuk sepatu
Ini pernah dianggap sebagai solusi yang praktis dan lucu. Namun nyatanya, “kubus” semacam itu menciptakan kesan kekacauan dan kekacauan. Selain itu, sulit untuk menjaga ketertiban di ceruk terbuka, karena sepatu dengan ukuran dan warna yang berbeda tidak teratur.
Alternatif: Pilihlah meja konsol yang ramping yang memenuhi dua pertiga dinding. Keranjang dekoratif atau laci yang tersembunyi dapat ditempatkan di bawahnya. Untuk sepatu, gunakan lemari atau sistem penyimpanan terpisah.
Tanaman hijau buatan dan “mantra” dinding
Tanaman plastik dan tulisan seperti “Rumah adalah tempat tinggal cinta” sudah lama kehilangan relevansinya. Tanaman hijau buatan mengumpulkan debu dan terlihat tidak alami, dan kutipan pasar massal terlihat seperti dekorasi dari toko-toko murah.
Alternatif: Tempatkan ranting hidup, tumbuhan liar atau karangan bunga musiman di dalam vas. Ini akan segera memeriahkan ruang dan menciptakan perasaan hangat seperti di rumah. Alih-alih prasasti dangkal, lebih baik menggunakan lukisan, foto keluarga atau bahkan gambar anak berbingkai. Ini akan memberikan sentuhan pribadi pada ruangan.
Lampu kristal besar dan kaca bermotif
Lampu gantung megah dengan pusaran perunggu dan kaca buram membuat ruangan menjadi gelap dan “ketinggalan jaman”. Di koridor, di sisi lain, penting untuk menciptakan kesan ringan, karena ini adalah area yang kecil.
Alternatif: luminer modern, liontin geometris atau plafon kaca bening minimalis. Cahaya di aula pintu masuk harus terang, merata dan hangat untuk menciptakan suasana yang ramah.
Permadani kecil di dekat pintu
Sebuah persegi panjang kecil di tengah di lantai atau “Selamat Datang” yang kuno membuat ruang terlihat belum selesai. Selain itu, karpet yang terlalu kecil tidak memenuhi fungsi praktis, kotoran masih bisa masuk ke dalam ruangan.
Alternatif: pilihlah jalan setapak atau keset yang menutupi seluruh lebar pintu masuk. Tidak hanya akan melindungi lantai, tapi juga akan menyeimbangkan ruang secara visual dan membuatnya lebih harmonis. Ini juga merupakan salah satu cara termudah untuk menambahkan warna atau tekstur pada interior.
Kelebihan dari dekorasi musiman
Tiga buah labu di musim gugur atau beberapa tangkai pinus di musim dingin terlihat lucu, tetapi ketika lorong menjadi etalase dengan dekorasi liburan, keanggunan dan gaya akan hilang.
Alternatif: gunakan petunjuk daripada secara harfiah. Ini bisa berupa mangkuk kayu dengan chestnut atau kerucut, lilin yang harum, kotak-kotak kotak-kotak yang diletakkan di atas bangku. Detail seperti itu akan menambah kenyamanan tanpa membebani ruang.
Lorong adalah kesan pertama dari rumah Anda. Menolak tren yang sudah ketinggalan zaman akan membantu membuatnya ringan, bergaya dan fungsional. Rahasianya sederhana, detail yang tidak terlalu banyak, lebih banyak cahaya, bahan alami, dan benda-benda yang memiliki sejarah. Koridor modern bukanlah sebuah pameran aksesoris, tapi perpanjangan dari karakter rumah Anda.
